Cerita Insomnia

Waktu menunjukkan tepat pukul 01.00 AM ketika aku mulai menuliskan curahan ini dilayar laptop bututku. Ya, insomnia lagi. Tubuh ini rasanya lelah sekali, tapi pikiran tak mau berhenti bekerja. 

 

Tugas Penilaian Pembelajaran Matematika yang kutelantarkan selama 2 minggu menuntut untuk segera diselesaikan malam ini, punggungku sudah terasa sakit, tapi gumpalan huruf ini semakin ruwet saja menunggu untuk segera dipisahkan dan dituangkan ke dalam powerpoint. Bukan kebiasaanku seperti ini, tapi jaringan internet sedang kacau seminggu terakhir, baru bisa dipakai selepas midnight yang semakin mengakrabkanku dengan malam dan hmmm insomnia. 

 

Jadi teringat kemarin, “seseorang” mengatakan bahwa mataku sudah mirip kantong belanjaan, hasil begadang tiap malam, Putri Tidur ini sedang Insomnia, :)

 

Migraine sejak sore tadi menyerang dengan ganas, tak kunjung sembuh bahkan sampai semalam ini, aku pun enggan menenggak obat untuk sekedar meringankannya. Biarlah, nikmati saja atau abaikan saja sakitnya. Toh, aku terbiasa menghadapi ribuan sakit yang melebihi ini, tak perlu cengeng, begitu kata hatiku.

 

Jenuh sekali rasanya, beberapa hal mengganggu suasana hati, dan sulit sekali mengungkapkannya. Kurang lebih 10 bulan aku tak menyentuh blog ini, ibarat rumah mungkin sudah lumutan, sekarang mulai membersihkannya lagi.

 

Akupun tidak mengerti apa yang ingin ku ungkapkan malam ini, hanya ingin sedikit melegakan sesak yang merajam dada. 

 

Beberapa waktu lalu terbesit keinginan menengok blog ini, dan melihat pembaruan dari beberapa blog teman, ceritanya beragam, dari cerita tentang pernikahan hingga kasus patah hati, hmmm… dan malam ini di blog berbeda dengan pemilik yang sama aku juga menemukan hal yang sama, tentang patah hati. 

 

Ah, entahlah… Sementara aku memulihkan keadaanku dengan cerita yang baru, ternyata masih ada yang terjebak dengan cerita lalu, singkat saja, ini tentangku, kalau menurut kesimpulanku, ini karena aku. Seperti orang egois aku menyembuhkan diriku, dengan orang-orang yang menyayangiku dan membiarkan orang lain berusaha menyembuhkan dirinya sendiri, lebih tepatnya sendirian. Ah, jahat nian diri ini.

 

Aku tidak ingin meralat apapun atau menjelaskan apapun, mungkin nantinya hanya akan terkesan mengada-ada atau sok kecantikan dan sok bijak, ya sudahlah bermain saja dengan persepsi kita masing-masing, keduanya sudah tidak saling berhubungan bukan?

 

Terimakasih atas apapun itu, aku jadi semakin berkaca lagi ke dalam diriku. Aku tak sepandai kau bermain kata, tak mampu menuangkan perasaan hatiku dengan lebih nyata.

 

Sudah saatnya aku melanjutkan tugas-tugasku, sampai disini sajalah, semakin banyak aku berkoar-koar, semakin lama tugasku selesai, semakin banyak pula galau yang tercipta. Terimakasih, selamat malam…

Terimakasih Yang Sederhana #2


Senja telah redup, membawa lari senyumku

Malam telah beranjak, merebut damaiku, menyisakan takut yang tak sederhana

Tak cuma malam ini, bahkan malam kemarin, mungkin juga malam besok, dan seterusnya

Kemarin aku menunggu pagi, bukan untuk cahaya, ataupun kehangatan

Tapi menunggu kabut menyelimuti hatiku, dan embun membekukannya

Hingga tak ada lagi yang berani menyentuh bahkan membuatnya luka

Kemarinnya lagi aku buru-buru mengusir malam, karena aku kegelapan…

Aku hanya mengenal mentari, yang kunikmati dengan hampa

Aku berpegang pada bulan, tapi ia mecampakkanku dalam gelap

Saat itu aku terjatuh, rasa sakitnya seperti akan membuatku mati

Tapi malam itu bintang jatuh dihadapanku, mengulurkan tangannya dalam cahaya yang tak pernah kusadari

Kecil saja, tapi ia tak pernah mebiarkan aku sendiri tersesat dalam gelap

Awalnya aku ragu, kemudian mencoba membiarkannya dalam diam

Perlahan aku mendekapnya, lebih erat dan tak ingin melepasnya

Banyak hal yang tak terungkap dalam kata, tapi percayalah akan cinta

Terimakasih untukmu yang telah bercahaya untukku, disana…

 

 

 

Terimakasih yang Sederhana

Sebelumnya lembaran ini masih putih, kosong, hampa... 

Bahkan hampir menjadi kusam dengan sendirinya

Tak ada yang membuatnya tampak berarti, tanpa warna, tak ada juga cerita bahagia

Tampaknya seperti gambaran hatiku, persis… 

Sunyinya tak bertepi

Jauh sebelum dia datang, mendekat, semakin dekat dan bersahabat

Ini hanya sekeping hati yang lusuh, kelu, membeku dan nyaris tak utuh

Terabai, dan hanya tercurah dalam cerita pilu semata

Terimakasih kemudian telah datang memberi warna, menjadi cerita yang tak pernah terduga

Terimakasih telah bersabar dalam luka yang cukup lama

Terimakasih telah bertahan dalam waktu yang tak terterka

Selamat datang cinta, ini hatiku, tak utuh, tapi sembuhkanlah... 

Ku yakinkan ini hanya untukmu…

UCAPAN-UCAPAN SELAMAT DAN DO’A YANG KUTERIMA VIA SMS DARI ORANG-ORANG TERDEKAT DAN TERSAYANG

UCAPAN-UCAPAN SELAMAT DAN DO’A YANG KUTERIMA VIA PESAN DARI ORANG-ORANG TERDEKAT DAN TERSAYANG:
From: Intan Nurhasanah SG
Happy B’day mah, wish you all the best. Makanan kita, wkwk.
Love you
*trims anak mamah laa, ucapan pertama via sms nih, :)


From: Mas Bangkit Rizky Pratomo
Selamat ulang Tahun Ayu sayang. Semoga tambah dewasa, lancar kuliahnya, lancar jodoh juga…
Pokoknya wish you all the best.
Tambah sayang sama Allah, ortu, trus sama aku ya :P
*Amiin, trims mas yaa… Aku kira kamu lupa, :)


From: Mas Jamal Unesa
Happy b’day to Ayu, Happy b’day to Ayu. . Semoga sukses + sehat + Panjang umur + tambah pinter dan rajin menabung selalu, hehe
*Trims mas yaa? Jauh-jauh ngucapin dari Surabaya, :)


From: Mas Pipi Unesa
Selamat ulang tahun yaw,,, Semoga sukses selalu, Amiiin,,,,
Traktiran-traktiran,,,, :D
*Amiin… terimakasih bijaksana, cieee SG juga ternyata, :D


From: Anak Kost Dodol - Kak Via
Yang ge ultah hari ini,
Moga apa yang diharapkan, dapat tercapai
Karena kakak ge kere, jadinya gak bisa kasih apa-apa, mungkin dilain hari dapat memberimu sesuatu,
Tetap tabah hadapi terpaan gaya yang besar menerpa luasan perasaanmu dengan atasi tekanan demi tekanan batin
Emmmm semoga selamat dunia akhirat ja
*Trims aa’ ulun laa? Terharu, hehe ucapannya keren, biasaa ala anak fisika, :D


From: Patner Dodol – Kiky Kecil
Happy b’day mamah Ayu… hehe
Moga semua harapan, cita-cita dan do’amu dikabulkan sama Allah swt… Aamiiin….
Mudahan hari ini kita dapat jawab midtest, hee
*Trims anak mamah laa, amiiin sukses juakah midtest metode statistika kita semalam? :D


From: A’an LPM Lensa
 (teks tidak dapat ditampilkan, terlalu ribet, wkwkwk)
***
Hehehe,,
Met Ultah Fia,, sukses sobaat,,  wish you all the best.. !!!
*smsnya terlelu ribet, maaf ae laa tidak sempurna mengtiknya, wkwkwk trims sahabat yaa… :D


From: Kak M. Bari Sukarya
Selamat Ulang tahun saya ucapkan pada adikku tercinta, Luthfia Ayu Karina. Semoga hari-hari belakang dan di depan hari ini, tahun-tahun di belakang dan di depan hari ini adalah termasuk waktu yang tak putus dari berkah Allah.
Semoga Allah selalu mengembangkan senyum di paras ayunya. Semoga semuanya memang akan baik-baik saja.
InsyaAllahuta’ala. AMIN. :)
*ini nih sms dari kakakku yang bikin aku nangis di tempat umum, terharu… huuu… Trims kakak, :)


From: Winda (Pacar Paman)
Happy Bornday ya. Sukses selalu, :)
*sms dari calon bibi, hihihi


From: Patner Dodol – Liqna
Yuuu, met ultah…
Moga, dipanjangkan umur, sehat badan, tambah baik hati, selalu di sayaang orang terdekat, sukses nantinya
Amiiiieeeen…
*Iyaa sayaang, trims Ina yaa? Amiin, ntar kita suksesnya sama-sama ya, :)


From: Patner Dodol – Adelia
Sayaang, met ultah laa…
Aku minta maaf kadada disitu hari ini dan maaf telat mengucapkannya, aku hauran besimpun lagi, ini gen besok hanyar ke Banjarmasin aku
*iyaa sayaang, kada apa-apa, ciee yang habis kawinan besimpun, :P


From: IBU
Selamat ulang tahun Mbay…
*sms adik yang kelas 2 SD, trims sayang yaa…  :)
(Mbay = Mbak Ayu, panggilan sayang tuh, hehe)


From: Patner Dodl – Kiky  BesarHappy birthday yuu...
Wish you all the best .. :)
Moga makin ayuuuu ajaa .. :D
*trims sayang laa… Salam dodol! :D


From: Anak Kost Dodol – Kak Tiva

Met ultah yuuu
Moga panjang umur ‘n sehat slalu, serta apa yang kamu ingin kan bisa tercapai di tahun nie...

Makanan......heeeeeeeeee
*hehehe, amiiin… Anak kost dodol juga neh, :)

From: A Bibi Agus
Happy birthday ponakan bibi yang cantik, hehe
*trims bibiku sayang yaa… Kirain lupa, :) 

SELAMAT BERANJAK DEWASA LUTHFIA AYU KARINA

14 NOVEMBER 2011
SELAMAT  BERANJAK DEWASA LUTHFIA AYU KARINA



“SEDIKIT tumbuh lebih baik daripada TIDAK SAMA SEKALI”
Demikianlah kalimat yang ku kutip dari sebuah buku berjudul “Catatan Harian Biar Hidup Lebih Asyik, Berubah? Kenapa Nggak!” karangan Indari Mastuti yang menemani masa-masa muhasabah diriku, buku yang kubeli setahun lalu dengan harga Rp. 5000,- akibat diskon Kartu Mahasiswa itu kini tiba pada halaman ke 102 tepat pada hari ke 14 di bulan Nopember, milad ke 19ku, :)

Yups, benar apa yang dikatakan dalam buku itu, sedikit tumbuh? Nggak masalah, tapi rasakan saja bedanya ketika kamu belum tumbuh sama sekali, dengan tumbuh walaupun hanya sedikit. Rasakan, nikmati, dan syukuri.

19 tahun berlalu, banyak yang terjadi, banyak yang berubah, begitupun aku. Setiap saat aku berusaha menjadi lebih baik dan terus menjadi lebih baik, aku belajar banyak dari hidup, aku belajar banyak dari memahami dunia dan keluh kesahnya. Sampai saat ini pun aku masih terus belajar dan terus belajar, masih banyak yang harus kucari, aku belum memiliki cukup bekal untuk membangun hidupku sendiri. Aku takkan berhenti disini, jalan teruusss… :)

Alhamdulillah ya Allah untuk semua berkah, ridho dan lindungan-Mu, semoga hari-hari selanjutnya aku terus-terus dan lebih mencintaimu, amiin…

Terimakasih ku ucapkan,

Kepada ALLAH SWT, yang masih memberikan kesempatan kepadaku untuk dapat melewati hari ke 14 di bulan Nopember untuk yang ke 19 kalinya dengan keadaan yang baik lahir dan bathin.

Kepada IBU dan PAPAP, yang telah membesarkan, memelihara, menjaga dan menjadikanku anak yang baik hingga saat ini, maaf aku banyak bandel, sering ngehabisin uang dan nggak nurut kalau dinasehatin, aku janji aku akan jadi anak yang lebih baik dan membuat kalian bangga punya aku, aku selalu berdoa semoga kalian berdua panjang umur hingga nanti dapat menyaksikan kesuksesanku di masa  depan, InsyaAllah… Amin, :) Love You

Kepada DUA LUTHFI-KU, M. Luthfi Yoga Hastommy dan Luthfia Azizah Nazarina, Terimakasih sudah jadi adik-adik yang angin-anginan, kadang-kadang nurut, kadang-kadang bandel, kadang-kandang manja, kadang-kadang jadi teman bertengkar, hehe semua itu yang membuatku lebih memahami bagaimana cara bersikap sebagai seorang kakak yang baik (maklum anak pertama, hehe). Nurut yang baik-baiknya aja ya sama Mbak Ayu? Yang jelek-jelek nggak usah diturut, cukup Mbak-nya aja yang kayak gini, adik-adiknya harus lebih baik lagi, okee… :D

Kepada KELUARGA BESAR: Bibi-bibi, sepupu-sepupu, paman-pamanku tempatku ngalem dan cerita-cerita, Nenek sebagai tempat belajar jadi wanita lembut dan sabar, kakek sebagai tempat belajar jadi orang yang tegas, keponakan tercintaku M. Daffa Alfairuz terimakasih sudah menjadikan dan memanggilku ibu sebelum waktunya, :D keponakan baruku si kecil yang belum sempat melihat langsung wujudnya, tunggu tante pulang yah sayang? :) Kepada semuanya terimakasih sudah menyayangi dan mewarnai hidupku, Love you all…

Kepada TEMPATKU MENGASAH HARD & SOFT SKILL-KU, Seluruh sekolah yang pernah menjadi tempatku belajar, Specially Islamic Boarding School Qardhan Hasana Banjarbaru, FKIP Matematika Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, Kost Ibu Dewi, Lembaga Pers Mahasiswa Kinday Unlam, Himpunan Mahasiswa Pendidikan Matematika, Kampusiana Banjarmasin Post, Sheilagank Nada Kalimantan Selatan, dll. Yang tidak dapat disebutkan satu per satu, terimakasih sudah menerimaku dengan baik, :D

Kepada ANAK KOST DODOL IBU DEWI dan 10 PATNER DODOLKU tercinta, terimakasih sudah hadir, menemani dan mendampingi, kalian membuatku merasakan berbagai macam rasa dalam hidup, manis, asam, asin, pedas, umami (ajinomoto kaleee, wkwk), kalian yang tersayang lah pokoknya, mmmuuuaahh… wkwkwk oya, trims sudah mengerjaiku, memandikanku dengan air kolam lele di kampus, kalau tak begini aku tak mungkin pernah merasakan mandi air lele, wkwkwk

Kepada KAKAK-KAKAK; Kak Tiwi, Kak Bari, Kak Imi, Merry, Aa’, Abang Elfan, dan yang tidak bisa disebutkan satu per satu. Sebagai anak pertama aku lebih sering mendengarkan curhatan dan jadi tempat berbagi daripada berbagi masalahku sendiri, dan sebagai anak pertama yang ngimpi punya kakak, kalianlah wujud mimpi-mimpiku itu, tempatku manja dan berbagi keluh kesahku, terimakasih sudah jadi penyemangat, motivasi, menyayangi dan setia menghadapiku yang kadang sok dewasa, kalian penyeimbang hidupku. (Specially to Mas Bangkit Rizky Pratomo nan jauh di sana, tunggu aku di Semarang,  :))

Kepada ORANG TERCINTA, terimakasih sudah mengajarkanku banyak arti dicintai dan mencintai, :)

Kepada JODOHKU yang masih samar entah siapa, masih banyak yang harus kucari untuk bahagiakan hidupmu nanti, kau akan menemukanku di hari yang tepat, :)

Kepada SAHABAT dan TEMAN siapapun dan dimanapun berada, terimakasih sudah mengucapkan selamat dan mengirimkan doa baik lewat sms, pesan fb, dinding fb, telpon ataupun yang mengucapkan langsung, semoga do’a-doa kalian dikabulkan oleh Allah, Amiiin… :)

Jalan ini….., :)

Roda kehidupan itu terus berputar menurut rotasinya, kajayaan-kejayaan di masa muda terus membayang, senyum kebanggaan, tetesan lelah keringat dan darah, gemuruh semangat dalam dada, alhamdulillah aku pernah melewati fase-fase itu. Masa dewasaku datang, aku mulai belajar bertanggung jawab mengatur, menetapkan dan menjalankan pilihan dan setiap rute kehidupanku, tak mudah, bahkan mulai terjatuh, di sambut kegagalan-kegagalan yang beruntun, ops… bukan kegagalan, hanya saja roda hidup sedang berputar, kejayaan itu berganti menjadi sedikit lebih sulit, butuh usaha dan semangat lebih untuk meraihnya kembali, :)

Kejayaan di sepanjang masa putih abu-abu telah mencapai puncaknya saat kelulusan tiba, ribuan kebanggan telah berhasil ku genggam dan kupersembahkan pada orang-orang terkasih yang telah begitu banyak berkorban materi, doa, kasih sayang, kesabaran, tenaga, dll. Terima kasih ku ucapkan…

Kini tiba pada masaku berjalan pada pilihan yang ku pilih dengan pertimbangan ribuan sujud di tengah malamku. Satu tahun berlalu, aku terantuk-antuk berjalan disini, menyusuri dan memecahkan tiap terjal bebatuan jalan ini, tak mengapa, bukankah petunjuk itu telah sangat nyata? Lewat kegagalan di jurusan Biologi SMUT, di seleksi masuk STIS, kegagalan di seleksi AMG, semua yang terjadi tak ada satupun yang sesuai dengan peta kehidupan yang telah kususun dua tahun sebelumnya.

Aku kecewa, aku rapuh, aku terjatuh dan tertatih, aku tak dapat bangkit sepenuhnya, larut dalam kesedihanku, aku berantakan, tanpa menyadari Dia telah menunjukkan jalan terbaikku, maafkan aku…
Jalan ini adalah jalan yang tak pernah kurencanakan, bahkan ini adalah jalan yang kutakutkan, sempat ku benci pula, aku lemah di jalan ini. Dia telah memilihkan ini untukku, untuk kutelusuri, untuk kucintai, untuk kumiliki, untuk menjadikanku lebih berani, untuk menjadikanku lebih kuat dengan ini, aku tahu Dia Maha tahu, terima kasih untuk-Mu, Allah… :)
Kuharap ini belum terlalu terlambat untuk menyadari dan memperbaiki semuanya, kejayaan-kejayaan di masa lalu masih terbayang manisnya, aku ingin mengecapnya kembali, menjadikannya semangat dalam dada, pasti ku bisa!:)

H-27 jelang usia ke 19 ku…
Aku berjanji : Di jalan ini, Prodi Matematika FKIP Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Aku akan jadi lebih baik lagi. Allah ridhoi aku, :)

Sisa-sisa ingatan dari bazaar buku LPM Kinday, :)

Hmm… Lama tak tersentuh lagi, dan lagiii… Tak ingin begini sebenarnya, namun tetap begini, harus ada perubahan nih, demi kehidupan yang lebih baik lagi, ayo semangat Luthfia Ayu Karina, :)
Kali ini pengen sedikit cerita tentang sebuah ‘kerjaan’ yang menyenangkan baru-baru ini di Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Kinday Unlam, sebuah UKM tempatku bernaung hampir selama satu tahun ini. 
Dalam rangka open recruitment, LPM Kinday Unlam mengadakan bazaar buku selama 9 hari di halaman depan sekretariat LPM Kinday Unlam. Berbagai macam buku tersedia, dari buku tentang peternakan, tumbuh-tumbuhan, obat-obatan, resep masakan, buku-buku sejarah, buku-buku tentang Islam, novel-novel bagus juga nggak ketinggalan, harga yang dipatok mulai tiga ribu, lima ribu sampe 15 ribu perak dan diskon 50% untuk buku-buku tebal sekelas The Da Vinci Code, karena murah dan pas sama kantong terutama mahasiswa, pembelinya banyaak banget lhooo… Nggak cuma dari kalangan mahasiswa, tapi juga dari bapak-bapak dan ibu-ibu yang kebetulan lewat di Unlam, juga Bapak-bapak dari IKA Unlam yang kebetulan sekretariatnya sebelahan sama sekretariat LPM Kinday Unlam, dan juga mahasiswa dari luar Unlam, :)

Suasana Bazaar Buku LPM Kinday Unlam
 
Seruuu bangeet, beneran deh pokoknya segala hal yang berhubungan dengan buku aku semangaaaat bangeeeet, :) Kebetulan dalam kegiatan kali ini aku kepilih jadi Bendaharanya (cieee… Sok sibuk deh), yup… beneran jadi seksi sibuk lhoo… Selama 9 hari itu pergi dari kost pagi-pagi buat buka bazaar dan pulang soree bangeeet jelang magrib buat tutup bazaar bareng teman-teman LPM Kinday yang lain.
Cape memang, tapi kalau kita senang mengerjakan sesuatu capenya jadi nggak kerasa kan?? :) Iya, banyak banget yang ku dapetin dari bazaar buku kemarin lho… Ternyata lumayan ribet juga, nggak kebayang deh kasir-kasir di toko buku itu sibuknya kalau pas pelanggan lagi banyak, biasanya aku ngomel-ngomel kalo di suruh ngantri dan kasirnya lelet, mulai sekarang nggak lagi deeh, peace untuk seluruh kasir di dunia, :D, Udah ngerasain betapa ribet dan frustasinya jadi kasir, hihihi Kayak kejadian kemarin pas pembeli lagi banyak-banyaknya sampe nggak ketanganan lhoo… Aku, Mona dan Kak Frima kelabakan, sampe dikatain nggak professional dan nggak bisa jadi orang kaya sama bapak-bapak salah seorang pembeli, hihihi (maklum masih pemula, :)), juga agak mumet ngurusin uang nih, tapi nggak kapok kok jadi bendahara, hehehehe...
Seiring dengan omset yang menurun 50% tiap harinya, bazaar juga bukanya tiap hari makin siang, dari yang awalnya pukul tujuh pagi, trus jadi setengah delapan pagi, pukul delapan, trus waktu hari-hari terakhir malah pukul setengah 10 pagi bukanya, hihihi (ga konsisten niiih, :P)
Alhamdulillah banget bazaarnya lancar sampai hari terakhir, setoran jalan terus, ratusan buku terjual dengan sukses dengan omset mencapai 10 juta, cuaca juga mendukung, kecuali hari terakhir hujan lebaaat dan bazaarnya cuma berjalan setengah hari, alhamdulillah banget yah… padahal waktu malam sortir buku, aku dan teman-teman sempat pesimis buku-buku ini akan terjual, ternyata diluar dugaan, :) Calon anggota baru yang mendaftar juga lumayan sekitar 40 orang, :) 
Walaupun kami nggak dapat imbalan berupa materi dari kegiatan ini, namun kami dapat ratusan berbagai macam buku, dan pengalaman, itu jauh lebih berarti buat kami (sok bijak deh, :P),  yeaaaa… Bisa buka perpustakaan di Sekretariat LPM Kinday Unlam dan insyaAllah aku jadi pengurusnya sampe kongres, horeeee… :D
Malamnya, setelah sembilan hari yang melelahkan mengurus bazaar, kami semua ditraktir karaokean di Happy Puppy sama Bang Kim sang pemilik buku-buku bazaar, yeee… Sayangnya Cuma Aku, Fizi, Fahrin, Kak Tiwi, Kak Tia, Kak Acad, Kak Frima dan Lilis yang bisa ikut, tapi tetap seruu bangeet jugaa, nyanyi-nyanyi bareeng, :D
Terimakasih bijaksana atas kerjasamanya teman-teman, Fizi sang ketua pelaksana yang hebat, Riris, Azmi, Fahrin, Kak Rully, Kak Frima, Mona, Ema, Novi, Dewi, Kak Tiwi, Lilis, Nila, dan semua yang telah berpartisipasi, trims telah meluangkan waktu di sela-sela kuliah, PPL dan tugas-tugas kuliah yang menumpuk untuk bergantian membuka, menjaga dan menutup bazaar, kita bersenang-senang dengan ini kan?? Tetap semangat… :)