Selasa, 09 September 2014

Finally, Perayaan Yang Tertunda...

Alhamdulillah... Setelah memakan waktu yang lumayan panjang kurang lebih sama lamanya dengan waktu ideal untuk move on, akhirnya PERAYAAN YANG TERTUNDA resmi terbit secara indie setelah sebelumnya melewati masa revisi, ganti penerbit dan antri ISBN di Perpustakaan Pusat Nasional.

Buku ini sendiri berisi kumpulan 51 puisi terpilih yang kutulis sejak tahun 2009 hingga Maret 2014 yang kuhadiahkan untuk Ulang Tahun Ayahku yang ke 51. 

Isinya sendiri beragam, tapi sebagian besar memang bergenre romance, berbagai macam bentuk puisi cinta sebagaimana kiblat tulisan-tulisanku selama ini. 

Awalnya memang diniatkan hanya untuk konsumsi pribadi, khusus untuk pria tercintaku, Ayah. Namun banyak teman-teman yang merespon positif akhirnya buku ini akan di order secara massal.

Buku kumpulan puisi ini berarti banyak buatku, aku melihat bagaimana diriku tumbuh di dalamnya, aku menyaksikan kepada siapa saja dan bagaimana cara diriku jatuh cinta.

Bagi kalian yang mau order buku Kumpulan Puisi Perayaan Yang Tertunda hanya dengan Rp. 34.000,- (belum termasuk ongkir) kalian dapat menikmati lautan kata yang sarat makna lengkap dengan tanda tangan penulisnya langsung, bisa invite di 26F52AA7.

Yang penasaran dengan sinopsis dan penampakan lebih lengkapnya bisa kunjungi Nulisbuku.com :)




Selasa, 02 September 2014

Sejuk Awal September


Setelah melewati begitu banyak hari sibuk yang melelahkan belakangan ini dan sempat jatuh sakit. Seseorang mengirimkan sebuah pesan istimewa yang menyejukkan memberi semangat di awal September:

Senin, 04 Agustus 2014

Dia yang Seperti Sudah Sewindu Di Hidupku

Aku mengenalnya tak cukup lama, tapi seperti sudah sewindu dia di hidupku. Dia selalu mengistimewakan aku bahkan saat seluruh dunia mengerdilkan mimpiku. Terkadang aku merasa tak adil untuknya, aku selalu berlari kepadanya setiap aku kacau, marah-marah kepadanya sekalipun kesalahan yang tidak dilakukan olehnya, dia tidak pernah masalah dengan aku gampang uring-uringan dari hal-hal sepele sampai hal besar. Tapi saat aku sedang bersenang-senang aku bisa seharian jauh dari telepon genggam tanpa ingat dia ada disana.

Minggu, 06 Juli 2014

Tak Pantas

Bertahun-tahun aku berjalan memperpanjang jarak

dan meniadakanmu dalam banyak rencana hidupku. 

Aku merasa ada keganjilan yang tak terdefinisi menyeruak dalam diriku,

lama aku merasakan ini,

The Story of " Si Pengangguran Banyak Acara"


Aku yang dulu bukanlah yang sekarang, asek aseek josh! *oke stop itu alay!*

Well, akhirnya kesepian hari-hari akhir ini memancing keinginanku untuk mengisi blog ini lagi. Ah, sudah lama sekali, sekarang komplit, selain hati yang dipenuhi jaring laba-laba karena tidak ada yang menempati, bahu yang berdebu karena sudah lama tidak ada yang bersandar disana, ditambah lagi blog yang nyaris jadi sarang hantu. *curcol sambil nyapu*

Halloooo Ay kemana aja kamu selama ini?

Kamis, 03 Juli 2014

(Sedang) Bermanja Kepada Tuhan

Ada banyak hal yang mengganguku belakangan ini, hari-hari kulewati dengan kesulitan bernafas, bergumpal lelah menggelembung semakin menyesakkan yang kapan saja bisa meledakkan dada, setiap hari kepala berdenyut-denyut tanpa toleransi pada warasku yang kian terkikis. 

Benar apa yang dibilang Mas bangkit saat ulang tahunku yang ke 20 lalu

Kamis, 27 Maret 2014

KALIAN APA-APAAN?!


Dalam hitam menyela bintik-bintik warna-warna
Kiri kanan tertata senyum polesan di jalanan
Wajah manis tersulam penuh pura-pura
Menjadi yang terpuja dalam fana
Berbahasa surga mengobral dusta, perusak dalam kaidah tata bahasa
Pesta durian berjuta-juta
Plesiran tertawa-tawa
Kalian berpesta pora
Menyipit mata pada manusia dengan ajal di depan mata
Hey, kalian apa-apaan?!


Alalak Utara, 27 Maret 2014
23.34